Ayah Tiri ML Hingga Ketagihan - MAJALAH SEKS DEWASA

Breaking

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5fuEp_fJGYLi2M-CGdsOtvUTnnEkPd4kbgSFjRcilgSVCllTXc6spUl3CmyTUR4sySIKcVjh1ephOvX5mNZ62q5kIZgPx7d3zmYHz1CfXy33tvML1i56igFv47uHgLqLRLnYqcytrmlf0/s1600/logo.gif

Selasa, 14 Januari 2020

Ayah Tiri ML Hingga Ketagihan

HOT69SEKS.COM - Si ayah tiri meneguk air liur masing- masing memandang pinggang, pinggul dan pantat Marina yang indah dan seksi, terlebih apabila Marina tengah berjongkok mengepel lantai dengan pakaian seadanya, wah, melotot matanya. Timbullah keinginannya buat memandang tubuh si anak tiri yang indah polos tanpa terdapat pakaian.

Daud mendapatkan ide, satu hari dikala Marina dan ibunya tengah keluar tempat tinggal, Daud berupaya keras buat lubang pada bilik kamar mandi yang hanya dibuat dari papan. Satu hari dikala Marina hendak berangkat mandi Daud bersiap menanti sambil mengintip dari lubang kamar mandi yang telah dibuatnya, Marina masuk kamar mandi dengan hanya kenakan handuk melilit ditubuhnya, setelah mengunci pintu kamar mandi dengan tanpa terdapat sangsi Marina melepas handuknya.

Daud menelan liurnya memandang panorama indah yang terpampang dimuka matanya, panorama indah yang tiba dari tubuh indah anak tirinya, tubuh yang demikian sekal padat, ramping dan lembut itu buat gairah Daud naik- turun, terlebih sejoli buah dada yang demikian lembut dengan sejoli puting susu bercorak merah jambumenghias indah di puncak buah dada yang sekal itu, mata Daud melirik kearah selangkangan wanita itu nampak bulu- bulu halus indah hiasi di dekat belahan kemaluan perawan itu yang membukit rapat. Seluruhnya buat dada Daud bergetar menahan nafsu, buatnya kian penasaran menginginkan nikmati keelokan yang tengah terpampang dimuka matanya. Daud ketahui Marina acapkali keluar dari kamarnya dikala malam hari buat berkemih.

Dituntut Bapak Tiri ML Sampai Ketagihan?? Dikala malam berikutnya, Daud dengan tabah menanti. Demikian Marina masuk kamar mandi, Daud membarenginya dengan masuk kamar Marina. Daud menanti dengan jantung berdebar keras, demikian Marina masuk kembali kedalam kamarnya dan mengunci pintu, Daud keluar dari balik almari, Marina terbelalak, mulutnya menganga, cepat- cepat Daud menempatkan telunjuk ke mulutnya, isyarat biar Marina janganlah berteriak, Marina mundur sebagian langkah dengan ketakutan. Daud maju dan tiba- tiba menyergapnya Marina siap menjerit, tetapi Daud secara kilat tutup mulutnya.? Jangan menjerit!?, Daud meneror. Marina kian ketakutan, badannya gemetar.

Daud memeluk wanita yang masih senantiasa murni itu, menciumi bibirnya bertubi- tubi. Marina terengah- engah.? Jangan khawatir, nanti kuberi duit?, kata Daud dengan napas menggelora. Bibir Marina senantiasa diciumi, wanita itu pejamkan matanya, rasakan nikmat, dengan mulut terbuka. Tanpa terdapat siuman, rontaan Marina mulai melemah, apalagi pula ke- 2 lengannya memanggut bahu Daud. Sepintas terbayang adegan di novel porno yang pernah diliatnya. Narasi dewasa

Alangkah senangnya Daud dikala Marina mulai membalas ciuman- ciumanya dengan tidak kalah gencarnya.? Pak, Pak jangan?!?, Walaupun mulutnya mengatakan janganlah, tetapi Marina tidak membuat perlawanan dikala gaunnya di terlepas. Dalam waktu relatif kilat, Marina hanya kenakan beha dan celana dalam saja, itupun tidak bertahan lama. Daud melepaskani pakaiannya sendiri.

Marina menghambur ke tempat tidur dan menutupi tubuhnya dengan selimut, Marina menghadap tembok, menanti dengan dada bergetar, di hatinya berlangsung pertentangan pada nafsu dan hasrat buat melindungi kehormatannya, namun nafsulah yang menang. Selimut yang menutupi tubuh ditarik, Marina dipeluk daribelakang dan dirasakannya hangatnya pisang ambon Daud mengganjal dan menggesek- gesek di belahan pantatnya, Marina menggigil.

Dengan bernafsu Daud menciumi kuduk Marina, wanita itu menggelinjang- gelinjang, rasa nikmat menyelusup ke pori- porinya. Daud membalikkan tubuh Marina hingga kemampuanng, wanita itu meronta hendak melepas diri, Daud menindihnya, tangannya meraba- raba bongkahan buah dada Marina. Dada yang ranum dan sehat, yang sejauh sekian hari ini isi impian Daud.

Kembali rontaan- rontaan Marina melemah, dirasakannya kesenangan pada buah dadanya yang diciumi Daud dengan bertukar- gantian. Dada yang kenyal dan masih senantiasa segar itu bergetar- getar, Daud buka mulutnya dan melahap putingnya yang merah jambu. Marina menjerit lirih, tetapi selekasnya terbenam dalam erangan kesenangan.? Pak, milimeter.., milimeter.., ja.. ngan ssshh mmphh?, sshh..?.
Dituntut Bapak Tiri ML Sampai Ketagihan?? Pada kesimpulannya Marina tidak hendak memberontak, dibiarkannya buah dada kiridan kanannya dijilati dan dihisap oleh Daud. Aroma harum yang terpancar dari tubuh perawan itu betul- betul beri kesegaran, buat rangsangan birahi Daud kian naik. Ke- 2 bukit indah Marina kian membeku dan jadi membengkak, puting yang belum pula pernah dihisap mulut balita itu terus menjadi indahmenawan, Daud senantiasa mengulum dan mengulumnya senantiasa.

? Pak, Aku.., takuut?, Nada Marina mendesah lembut.

? Jangan khawatir, tidak apa- apa nanti kuberi duit..?, dengan nafas memburu.

? Bunda, pak. Nanti bunda bangun.., sshh.., aah..?.

? aakh.., ibumu hendak tidak bangun sampai esok pagi, dia sudah kuberi obat tidur?.

Marina mulai mendesah lebih bergairah dikala tangan Daud mulai bermain di bukit kemaluannya yang membesar. Daud menekan- nekan bukit indah itu.

? Kue apemmu hebat sekali?, bisik Daud sambil berkali- kalimeneguk air liurnya, tangan Daud mengungkap belahan kue apem itu. Marina yang dini mulanya mengatupkan pahanya rapat- rapat dikala ini mulai mengendurkannya, gimana tidak? Sentuhan- sentuhan tangan Daud yang romantis memperkenalkan rasa nikmat tidaklah kepalang terlebih batang kemaluan lelaki yang tegak itu, menggesek- gesek hangat di paha Marina dan berdenyut- denyut. Sebetulnya Marina menginginkan sekali menggenggam batang kemaluan yang besarnya luar biasa itu.

Disamping itu Daud menggosokikan tangannya ke bukit kemaluan yang ditumbuhi rambut halus yang baru meniti indah menghiasi bukit itu.? Sssssh?, mmh?, sssh?, aakh..?, Mata Marina membeliak- beliak dan pahanya pula buka. Narasi seks

Daud menggesek- gesekkan kepala penisnya di bibirvagina Marina yang masih senantiasa rapat meski sudah dikangkangkan. Dengan perasaanah Marina menggenggam batang penis Daud, dia terasa jengah, keduanya bersama berpandangan, Marina malu sekali dan pula hendak menarik kembali tangannya tetapi dihindari oleh Daud, sambil tersenyum, lelaki yang lumayan ganteng itu mengatakan,? Tidak apa- apa, Marina! Genggamlahsayang, berbuatlah semau hatimu!?.

Dan dengan dada berdegup Marina tetaplah menggenggam batang penis yang keras itu. Daud merem- melek nikmati belaian dan remasan lembut pada batang penisnya. Disamping itu tangan Daud mulai menelusuri sisi dalam kemaluan Marina, wanita itu menjerit kecil berulang- kali. Sisi dalam kemaluannya telah basah dan licin, ujung jari Daud menyentuh- nyentuh clitoris Marina. Marina menggelinjang- gelinjang.

? Gimana Mar??, bertanya Daud.

? Enaakh?, Paak!?, Jawab Marina.

Daud kian gencar menggempur Miss V Marina dengan jari tangannya. Lalu Daud menundukkan kepalanya ke arah selangkangan Marina. Dipandanginya belahan Miss V yang demikian indahnya, memperlihatkan sisi dalamnya yang kemerahan dan licin. Daud menguakkan bibir- bibir kemaluan itu, jadi kelihatanlah clitorisnya, mengintip dari balik bibir- bibir kemaluan Marina, Daud tidak dapat menahan dianya sekali lagi, diciumnya clitoris Marina dengan penuh nafsu. Marina menjerit kecil.

? Mengapa Marina? Sakit??, bertanya Daud di sela kesibukannya.

Mariana menggelengkan kepalanya sambil mengangkut kakinya. Dengan bernafsu Daud menjilati Miss V Marina dan lidahnya menerobos menjilati sisi dalam dari kemaluan Marina, melilit dan membelai clitorisnya. Marina kian tidak tahan terima serangan lidah Daud, tiba- tiba dirasakannya bilik sisi dalam kemaluannya berdenyut- denyut serta seluruh tubuhnya merasa mengencang dan berbarengan dengan itu dia rasakan sesuatu perihal semacam pula hendak menyembur dari sisi kemaluannya yang terdalam.

? aakh?, uuggh?, Paakk..?, Marina mendesah bertepatan menyemburnya air sperma dari basic lubuk kemaluannya. Sesaat Daud tetaplah menjilati kemaluan Marina apalagi pula Daud mengisap cairan yang licin dan kental yang menyembur dari kemaluan Marina yang masih senantiasa suci itu, dan menelannya.

? Sangat nikmat air manimu Mar?, bisik Daud mesra di kuping Marina.

Dituntut Bapak Tiri ML Sampai Ketagihan?? Sesaat Marina memandang memelas ke arah Daud, dan Daud ketahui apa yang diingini wanita itu, karna iapun sudah tidak tahan semacam Marina. Batang kemaluan Daud sudah keras sekali. Besar dan begitu panjang. Lagi bukit kemaluan Marina sudah berdenyut- denyut menginginkan sekali dimasuki penis Daud yang besar. Jadi Daud pula mengendalikan tempatnya diatas tubuh Marina.

Mata Marina terpejam, menantikan bebrapa waktu mendebarkan itu. Batang penis Daud mulai menggesek dari pojok ke pojok, memegang clitoris Marina. Marina memeluk dan membalas mencium bibir ayah tirinya bertubi- tubi. Dan pada kesimpulannya topi baja Daud mulai menjangkau mulut lubang kemaluan Marina yang masih senantiasa ikuti dan kecil. Dan Daud pula menghimpit pantatnya. Marina menjerit. Semacam kesetanan dia memeluk dengan kokoh. Tubuhnya menggigil.

? Paak, oukh.., akh?, aakh?, ooough?, sakit Pak..?, Marina merintih- rintih, pecahlah sudah selaput daranya. Lagi Daud tidak mempedulikannya dia senantiasa saja menyodokkan seluruh batang kemaluannya dengan lambat- laun dan menariknya dengan lambat- laun pula, ini dikerjakannya berulang kali. Sesaat Marina mulai rasakan kesenangan yang tidak terdapat duanya yang pernah dirasakannya.

? Goyangkan pinggulmu ke kanan dan ke kiri sayang!?, bisik Daud sambil tetaplah menurun- naikkan pantatnya.

? Eeegh?, yaa?, aakkhh?, oough..?, jawab Marina dengan mendesah. Dikala ini Marina menggoyangkan pinggulnya menuruti perintah bapaknya. Dirasakannya kesenangan yang luar biasa pada dinding- dinding kemaluannya dikala batang penis Daud mengaduk- aduk lubang vaginanya.

? Teee?, russ?, Paak?, eeggh?, nikmat?, ooough..!?, erang Marina. Daud kian gencar menyodok- nyodok Miss V Marina, kian kilat pula goyangan pinggul Marina menyeimbanginya hingga,? Ouuuughh?, sa.., aku?, mmaau?, keluar.., Paak..?.

? Tahan?, sebentar?, sayang?, ooouggh..?.

Daud mulai mengejang, ia pula hampir menjangkau klimaksmya.? aaGhh??, jerit Marina sambil menghimpit pantat Daud dengan ke- 2 kakinya dikala dia menjangkau puncak kenikmatannya. Berbarengan dengan desakan kaki Marina, Daud menyodokkan penisnya sedalam- dalamnya sambil menggeram kenikmatan

? Eeegghh?, Ooouugh..?.? Creeeet?, creeet?, creeeeeeeet..?.

Mengalirlah air sperma Daud membasahi lubang kemaluan Marina yang sudah dibanjiri oleh air sperma Marina. Mereka pula menjangkau puncak kenikmatannya. Keduanya terkulai lemas tidak berdaya dalam kesenangan yang luar biasa dengan tempat tubuh Daud masih senantiasa menindih Marina dan batang penisnya masih senantiasa menancap dalam lubang kemaluan Marina.

Keduanya bersama berangkulan dengan erat nikmati puncak game mereka yang betul- betul hebat. Marina berdiri keluarkan penis ayah tirinya yang besar itu dari lubang vaginanya lalu kenakan baju dan kembali lunglai hingga terlelap. Seluruh sepi dan tenang. Tidak terdapat sekali lagi erangan- erangan ataupun desahan, mereka tertidur dengan penuh kenikmatan, tanpa terdapat pikirkan apa yang pula hendak berlangsung pada mereka nanti. tamat


1 komentar:

Corgi