Seks ABG - MAJALAH SEKS DEWASA

Breaking

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5fuEp_fJGYLi2M-CGdsOtvUTnnEkPd4kbgSFjRcilgSVCllTXc6spUl3CmyTUR4sySIKcVjh1ephOvX5mNZ62q5kIZgPx7d3zmYHz1CfXy33tvML1i56igFv47uHgLqLRLnYqcytrmlf0/s1600/logo.gif

Minggu, 12 Januari 2020

Seks ABG

HOT69SEKS.COM - Kali Ini Ketika Aku mempunyai cewek yang bernama Siska yang bersekolah satu SLTP denganku dan juga satu desa dan Kali Ini Kala Saya memiliki wanita yang bernama Siska yang bersekolah satu SLTP denganku serta pula satu desa serta apalagi satu RT denganku. Siska orangnya imut, pula manis. Buah dada Siska berdimensi 32b( memanglah serasi buat dimensi badan Siska yang bertinggi 165 centimeter, jadi nampak sexy).

Siska orangnya suka mengenakan BH yang membayang ataupun mengenakan pakaian/ kaos yang transparan. Ia pula suka mengenakan celana pendek ketat sebatas paha sehingga menampakkan paha mulusnya itu

Ini merupakan cerita semasa saya masih di SLTP( saat ini saya kelas 2 SMU). Perkenalkan dulu namaku Indra, saya bersekolah di SLTP 3 Klaten. Saya orangnya manis( kata banyak temen temen cewekku) seperti bintang film India. Saya bertinggi tubuh 172 centimeter, berat tubuh 54 kilogram serta saya pula seseorang model sehingga banyak wanita yang mau jadi pacarku. Cerita seks terkini cuma terdapat di ceritapanas. com. Ini pengalaman ML- ku dengannya yang begitu indah, unik, serta menyenangkan. Begini awal mulanya, dikala itu saya lagi di rumah sendirian pada sore hari( kebiasaanku jika sore hari saya ditinggal berjualan oleh ibuku jadi saya sendirian di rumah sebaliknya ayahku telah wafat semenjak saya kelas 2 SLTP). Dikala itu saya lagi nonton Televisi sendirian( dikala itu hari Minggu) Siska tiba ke rumahku serta memintaku buat menemaninya sebab ia khawatir dirumah sendirian karena ortunya berangkat ke Semarang serta lusa baru kembali. Pendek cerita saya langsung mengarah ke rumahnya.

Saya langsung melanjutkan menyaksikan kegiatan Televisi yang pernah tertunda tadi sebaliknya Siska berubah pakaian di kamarnya. Sebab hawanya dingin saya langsung menutup pintu depan rumah jadi dirumah cuma terdapat kami berdua. Dikala itu Siska berakhir berubah pakaian, dikala ia keluar saya langsung memandang tidak berkedip sebab Siska mengenakan pakaian yang begitu sexy serta memicu. Dikala itu Siska cuma mengenakan tanktop putih transparan( sesungguhnya itu kaos dalam yang dipakai buat menyelimuti BH) tanpa mengenakan BH lagi di dalamnya sehingga payudaranya nampak jelas di dalamnya serta bawahannya mengenakan rok kaos mini yang menampakkan keelokan pahanya. Bila terdapat laki- laki yang terdapat didekatnya tentu laki- laki itu hendak menelan ludah serta langsung beronani takkan tahan dengan badan indah Siska. Saya yang disuguhi panorama alam indah itu cuma dapat melotot tidak berkedip.

Siska langsung duduk disampingku dengan cueknya yang dikala itu lagi terbengong. Ia langsung ikutan menyaksikan Televisi.

? Hai Ndra bengong aja?, tegurnya sembari mengibaskan tangannya.

? Eh.. tidak kok?, jawabku terbata bata.

Kami nonton Televisi sembari mengobrol berdua sampai pestanya habis. Kebetulan di rumahnya terdapat VCD jadi kami melanjutkan dengan menyaksikan VCD sebab kegiatan TV- nya jadi membosankan. Kami menyaksikan film yang baru ia sewa dari rental yang bertajuk? 007? The World Is Not Enough?. Kami menikmati film itu berdua kebetulan di tengah film terdapat adegan ML yang dicoba oleh James Bond dengan seseorang pemeran wanita. Kami langsung terdiam mencermati adegan itu dengan penuh atensi.

Tanganku langsung menggenggam tangan Siska yang terletak diatas pahaku. Tanpa siuman saya telah melumat bibir Siska yang nampak sayu( bisa jadi ia terangsang pula). Saya langsung menindih Siska sembari senantiasa berciuman. Kami bermain bibir serta lidah lama hingga tidak terasa tanganku telah terletak di atas payudaranya yang masih ditutupi oleh tanktopnya. Saya masih mengelusnya saja khawatir ia hendak marah tetapi nyatanya ia malah meremas tanganku yang terdapat di payudaranya sembari merintih.

? Ih.. mhh Ndra kok nikmat yah kalian elusin tadi?, katanya sembari meremas tanganku yang terdapat di susunya.

Saya diam saja sembari terus meremas payudaranya sebab sudah menemukan? ijin? nya. Dikala saya meremas remas payudaranya, ia meraba raba punggungku, terus ke dasar sampai hingga di wilayah pahaku. Dikala datang didaerah pangkal pahaku tangannya menyudahi serta meremas kontolku( saya masih mengenakan celanaku lengkap) yang telah semenjak awal memandang penampilan Siska tadi sudah ngaceng. Ia meremas remas terus.

? Akhh.. mhh terus sayang?, kataku sembari meremas remas payudaranya keras keras sebab rasa nikmatku di wilayah kontolku sehingga tidak siuman saya meremas kokoh kokoh payudaranya hingga hingga ia merintih kesakitan.

? Akkhh Ndra jangan keras keras, sakit tau?, katanya separuh marah. Saya langsung memohon maaf. Tangannya merambah celana satinku( dikala itu saya mengenakan kaos oblong terus bawahnya mengenakan celana satin tipis dengan celana dalam yang dibuat dari nilon tipis) serta langsung menggenggam kontolku. Sebab terasa mengusik saya menyuruhnya melepas saja celanaku.

? Sis lepasin aja celanaku supaya tidak ngganggu?, kataku sembari merendahkan celanaku. Ia terus menolong dengan meloloskan celanaku hingga terlapas sampai saya telanjang. Serta akupun mematikan Televisi sebab suaranya mengusik.

Ndra kok besar banget?, katanya sembari memegang kontolku. Kontolku berdimensi panjang 17 centimeter dengan diameter 4 centimeter.

? Iya Sis serta gelap lagi?, kataku sembari bercanda( kontolku memanglah gelap).

? Kocokin dong sayang?, kataku sembari menaik turunkan tangannya yang terletak di kontolku. Ia langsung mengocok kontolku dengan agresif, maklum ia baru amati kontol laki- laki jadi semacam menemukan mainan baru. Kocokannya terasa agresif namun malah membuat sensasi nikmat tertentu.

? Yang, kalian buka dong kaosmu supaya saya amati payudaramu masa saya saja yang telanjang?, kataku sembari mengangkut tanktopnya. Ia cuma tersenyum menggodaku. Saya langsung saja membuang tanktopnya sembarangan.

? Yang, payudaramu indah banget sembari saya meremas remas payudaranya.?

? Kalian kocokin dong kontolku, nah.. teruss yang?, kataku keenakan kala ia melanjutkan kocokan di kontolku. Kami melaksanakan silih remas dengan berdiri berhadapan di depan sofa panjang, tanganku bosan meremas payudaranya langsung turun ke wilayah pahanya serta mengelusi paha mulusnya tetapi ia masih mengocok kontolku hingga kontolku terasa sakit. Saya menghentikan tangannya supaya tidak menyakiti kontolku. Tangannya langsung memelukku serta tubuh kami langsung menyatu. Saya terus mengelusi pahanya. Sampai saya mendudukkan ia di sofa panjang.

? Sis kalian duduk aja yah, saya ingin ciumin tempik( Miss V) kalian?, kataku tanpa basa basi. Saya langsung menaikkan roknya keatas tanpa melepasnya sampai terlihatlah celana dalamnya bercorak merah jambu dengan foto bunga bunga kecil merangsangku terus menjadi hebat saja. Saya langsung mencium tempiknya yang masih terbungkus celana dalamnya menghisap wangi khas tempiknya( saya sangat suka mengintip celana dalam wanita kecil ataupun mini set, BH mini yang bergambar lucu lucu). Saya lama lama memandangi wilayah tempiknya yang masih terbungkus dengan celana dalam bergambar bunga itu. Kemudian tanganku juga merendahkan celana dalamnya hingga terlepas sampai nampak tempik kecil nan indah dengan bulu tipis tipis. Sehingga tanpa siuman saya juga mengatakan takjub.

? Sis.. oh Sis kok terus menjadi indah sih sayang, saya boleh menciumnya tidak sih??, tanyaku sembari meraba tempik Siska.

? Iya sayang, cium serta, milikilah saya telah tidak tahan?, kata Siskaku menahan gairahnya.

Kemudian akupun menciumnya lama- lama lahan. Saya menciumnya serta tanganku yang kanan naik meremas payudaranya yang telah tidak berpenutup itu. Lama lama saya menjilati tempiknya dengan sedikit melumatnya agresif sehingga Siska merintih rintih kenikmatan.

? Shh.. Ndraa.. mari yang keras lezat banget Ndra..?, rintihnya sembari meremas remas rambutku serta menekan kepalaku ke tempiknya. Saya melepas jilatanku pada tempiknya dikala ia menikmati jilatanku dengan datang datang sampai buatnya terengah engah.

? Ndraa mari mengapa kalian hentikan sayang?, katanya sembari terengah engah.

? Yang kalian jilatin pula dong kontolku?, kataku sembari merendahkan lepas kaos serta roknya yang mini itu.

? Gimana triknya?, tanyanya sebab belum sempat.

? Pinggangku di atas kepalamu serta pinggangmu pas di dasar mukaku jadi semacam angka 69?, kataku sebab saya mau mempraktekkan style yang terdapat di film BF.

? Kemudian kalian mengulum kontolku kemudian saya menjilati tempikmu sayang?, tambahku sembari mengendalikan posisiku di atas kepala Siska.

? Ih.. yang, geli?, katanya menggenggam kontolku.

? Iya sayang, kalian kulum itu?, kataku menyuruh Siska mengulum kontolku. Kemudian Siska mengulum kontolku serta akupun mulai menjilati tempiknya dengan rakus sebab kegelian.

? Mhh.. nghh..?, suaranya Siska merintih sembari mengulum batang kontolku.

? Shh.. mhh.. shh.. terus sayang?, kataku sembari kegelian serta jilatin tempiknya. Kami melaksanakannya lama sekali sampai Siska hingga pada puncaknya.

? Akhh say saya ingin berkemih..?, katanya sembari melepas kulumannya. Saya juga tidak ingin melepas jilatanku malah terus menjadi menjilat keras keras.

? Yanghh udahh.. lezat yang?, ceracaunya tidak jelas. Kemudian.. crot.. crot.. crot.. crot. 4 kali air maninya menyembur sampai meleleh kepahanya akupun menjilati tempiknya sampai bersih menikmati air maninya yang rasanya melebihi air madu itu sampai ke pahanya.

? Shh udah sayang, geli tempikku kalian jilatin terus?, katanya mendesak mukaku menghindari tempiknya yang indah itu.

? Yang kalian gantian dong ngemut saya?, kataku sembari menyodorkan kontolku. Kemudian Siska memegang kontolku serta menjilati kepalanya yang gundul. Kemudian Siska memasukkan ke mulutnya serta ngemut semacam ngemut permen saja sampai saya mendesah desah keenakan.

? Ahh sishh mhh lezat sayang, kalian hebat?, kataku sembari tanganku meremas payudaranya yang menggantung kebawah sebab Siska membungkuk. Kemudian tanpa siuman akupun lekas hingga.

? Akhh.. shh.. mhh crot croot croot croot croot..?, 5 kali saya menembakkan mani ke mulut Siska sampai meleleh keluar dari mulutnya. Saya terencana tidak berikan ketahui Siska jika saya hingga sebab saya mau Siska merasakan air maniku. Kata orang Irian Jaya yang masih pedalaman, bila wanita pendampingnya meminum air sperma cowoknya ia hendak setia pada pendamping cowoknya. Itu teruji sebab hingga saat ini Siska tidak ingin pisah denganku.

? Ih kalian? berkemih? tidak bilang bilang, tetapi kok lezat yah sayang, seperti santan?, kata Siska sembari mengelap air sperma yang keluar melalui pipinya.

? Mhh.. lezat kan sayang, ingin yang lezat lagi tidak?, kataku. Kemudian tanpa memohon izin dahulu saya kemudian melebarkan pahanya sampai ia agak mengangkangkan pahanya memperlihatkan wujud tempiknya yang berbulu halus serta membukit indah itu.

? Tahan yah sayang, tetapi tentu lezat kok. Kontolku hendak saya masukkan ke tempikmu?, kataku

? Iya deh masukin aja tetapi pelan pelan yah supaya saya liat masuknya?, katanya. Sehabis itu saya langsung memasukkan kontolku lama- lama lahan.

Awal tama semacam terdapat barang empuk yang menolak kontolku. 2 kali kandas kemudian saya menarik tempik Siska ke kanan serta ke kiri supaya dapat masuk serta saya menyuruh Siska memegang serta memasukkan kontolku kearah tempiknya.

? Sis bantu dong sayang supaya cepet masuk. Ini pegang kontolku serta saya menarik tempikmu supaya dapat masuk?, kataku sembari menarik narik tempiknya. Kemudian Siska memegang kontolku serta memusatkan kontolku ke lubang tempiknya yang masih kecil perawan itu. Kemudian.. 1, 2, 3 Bleesshh kepala kontolku baru masuk. Kepala kontolku saja yang masuk tetapi telah membagikan sejuta rasa untuk kami. Siska mendesah serta memegang pantatku serta saya menjerit kecil sebab saya pula baru awal menusuk tempik cewekku.

? Ndra, sakit sayang..?, kata Ssika menahan nyeri.

? Tahan yah sayang ntar pula enakan kok?, kataku.

? Mhh tidak apa apa kok terusin sayang masukin kontolmu mari?, kata Siska memberiku semangat supaya lebih dalam memasukkan kontolku. Akupun lekas mendesak pantatku maju supaya kontolku lekas masuk.

Sleep.. pelan pelan kontolku masuk ke tempik Siska. Terasa sekali tempiknya memijat mijat kontolku membagikan kenikmatan yang membuatku semacam terbang sampai saya merasa terdapat selaput yang menahan masuknya kontolku.

? Apaan sih, ini kok nahan sayang??, tanyaku padanya( maklum baru awal jadi saya tidak tau yang namanya selaput dara.

? Udah Ndra terusin aja deh?, jawabnya sembari menggigit bibir bawahnya. Kemudian saya mendesak lama- lama kontolku supaya masuk lagi namun selaput itu masih membatasi. Kemudian saya memasukan kontolku serta mendorongnya kokoh kokoh. Sleep.. breett mirip kain sobek rasanya kala kontolku menembus selaput itu.

? Akhh shh.. sakiit sekali Ndra?, kata Siska sembari memelukku erat erat. Saya yang baru merasakan pula merasa sedikit nyeri pada kontolku semacam baret memajukan kontolku pelahan lahan saja sebab belum masuk seluruhnya serta sehabis masuk seluruh baru saya mendiamkan kontolku di dalam tempik Siska. Rasanya memanglah sangat indah, nikmat, sakit, gatal, lezat, nyeri seluruh berkumpul jadi satu tidak dapat diungkapkan dengan kata kata.

? Sis lezat sekali rasanya tempikmu menjepit jepit kontolku?, kataku pada Siska sebab memanglah tempik Siska memijati kontolku.

? Nyeri Ndra, tetapi tidak apa apa?, katanya menahan nyeri di tempiknya sebab keperawanannya baru saja lenyap.

Kemudian lama- lama lahan saya memaju mundurkan kontolku sampai saya mendesah serta Siska menjerit sebab merasa nyeri serta nikmat bercampur.

? Shh.. Siiss lezat Sis tempikmu asyik bangethh?, kataku tidak jelas.

? Mhh akhh.. sshh sakiit, periihh yang, kontolmu besar banget?, katanya.

Gerakanku kian lama kian kilat saja. Slep.. slepp.. bleeshh.. blesshh.. bleshh.. cplokk.. cplokk irama senggama kami romantis banget.

Telah 2 kali kami berubah posisi dari awal saya diatas badan Siska kemudian Siska berubah di atas tubuhku serta menggerakkan badannya naik turun semacam naik kuda. Kemudian tidak terasa terdapat yang ingin keluar dari dalam kontolku lagi.

? Yang saya ingin pipishh..?, kataku menahan gerakan pinggulnya.

? Bentar sayang saya jugaa..?, teriaknya sembari meremas payudaranya sendiri. Sampai tidak tabah saya membalikkan badan Siska serta melepas kontolku kemudian menunggingkan badannya kemudian memasukkan kontolku ke dalam tempiknya lagi serta menggenjotnya kokoh kokoh sebab saya merasa hendak lekas hingga.

? Sleep.. slepp.. sleep cplok cplokk cplok.. shh akhh sshh aakhh?, desahan Siska serta bunyi persetubuhan kami beriringan kemudian..

? Croott.. croott.. crroott.. suurr.. suurr.. suurr?, kami silih membebaskan air sperma kami serta saya memeluk pinggang Siska supaya tidak tumpah air sperma kami. Kemudian saya berguling sembari senantiasa memeluk Siska supaya kontolku senantiasa menancap di tempiknya serta membiarkan Siska diatas tubuhku.

? Mhh Siska, kalian hebat, saya sayang kalian,? kataku sembari senantiasa memeluknya.

? Shh.. kalian pula sayang, ini awal kali saya lakuin enaak banget. Pantesan Papa sama Mama kerap bertelanjang bareng seperti ini tidak taunya lezat ya, Yang?, katanya di atasku.

? Memanglah kalian sempat amati Papa sama Mama kalian main ginian??, tanyaku.

? Kerap benget Ndra, nyaris masing- masing hari ginian apalagi jika di dapur ataupun di depan Televisi jika saya telah tidur?, katanya polos.

? Ceritain dong?, saya memintanya menceritakan sembari menarik tubuhku sebab kontolku telah mengecil di dalam tempiknya.

? Bentar ya Yang, saya ubah pakaian dahulu?, katanya.

? Iya deh, saya tunggu disini?, kataku sembari duduk didepan Televisi yang mati. Saya mengelus elus kontolku yang masih basah mengkilat itu.

Kontolku masih terasa nikmat sisa kenikmatan yang tadi. Kemudian Siska keluar dari dalam serta mengenakan daster tipis dari bahan nilon bercorak merah jambu( kelihatanya corak kesukaan Siska) tanpa mengenakan apapun lagi di dalamnya sehingga transparan memperlihatkan seluruh keelokan badannya serta membuat kontolku berdiri lagi.

? Kekamarku ayo Yang, di mari dingin?, katanya.

? Iya deh?, saya berdiri serta masuk kekamarnya tanpa mengenakan pakaianku sebab saya kegerahan.

? Mari dong, ceritain?, kataku dikala kami telah sama sama tiduran berhadapan di ranjangnya Siska.

? Dahulu dikala saya kembali sekolah Papa sama Mama lagi di dapur memasak berdua, tidak tau jika saya udah tiba, nah waktu itu saya denger suara mirip orang nangis tetapi kok aneh sebab penasaran saya deketin suara itu apa Papa sama Mama bertengkar ya, pikirku kemudian saya intip dari dalam kamarku ini, kuintip dari celah ini( sembari menunjuk celah cendela yang mengarah ke dapur rumahnya) kemudian saya perhatiin.. kok Papa memangku Mama dari atas meja dapur serta Mama di atas Papa, mereka seluruh pada tidak gunakan pakaian, pakaian mereka terdapat dibawah kaki Papa. Waktu itu Mama bergerak naik turun diatas perut Papa serta merintih rintih seperti orang nangis tetapi kok wajahnya kaya orang senang gitu..?, cerita Siska terputus serta tangannya memegang kontolku yang berdiri lagi sebab mencermati cerita Siska kemudian meremasnya. Kemudian saya mendekat serta memasukkan tanganku kedalam rok dasternya mencari tempiknya lagi serta memasukkan jari jariku kedalam tempiknya.

? Pelan pelan Yang masih sakit?, katanya sembari menahan tanganku supaya tidak menusuk nusuknya keras keras.

? Lanjutin dong sayang?, kataku sembari menusuk nusukkan tanganku ke tempiknya lama- lama lahan.

? Kemudian Papa menjilati puting buah dada Mama serta mengemutnya, datang datang Papa serta Mama silih peluk serta mereka menjerit bersama sama.. akhh Paa kata Mama, kemudian Mama turun dari Papa kemudian Mama mengemut kontolnya Papa yang besar banget..

? Segini..?, kataku sembari menunjuk kontolku yang tegang membengkak dalam genggaman tangan Siska.

? Besaar lagi?, katanya sembari mendesah desah sebab merasa geli dalam tempiknya terdapat barang asing.

? Kemudian? lanjutin dong?, kataku

? Kemudian Mama menjilatin kontol Papa hingga bersih, kok tidak jijik ya, pikirku dikala itu tetapi nyatanya memanglah lezat ya sayang?( ia nyengir) kemudian Mama bilang udah Pa, ntar Siska kembali lho, kemudian saya lepasin seluruh pakaian serta saya ubah pakaian?, ceritanya polos sekali. Tangannya kemudian mulai menaik turunkan kontolku.

? Jika di Televisi??, tanyaku lagi.

? Dahulu dikala saya ingin tidur, tetapi Papa sama Mama masih nonton Televisi berdua, kemudian saya intip Papa sama Mama silih raba raba, Papa meraba ke buah dada Mama serta tempik Mama tetapi Mama meraba kontol Papa yang masih tertutup celana pendek Papa, kemudian Papa menarik daster Mama hingga Mama tidak gunakan apa apa lagi, nyatanya Mama tidak gunakan baju dalam, kemudian Papa meremas buah dada Mama serta menciuminya. Mama mendesah serta memandang ke atas semacam keenakan kemudian Mama melepasi seluruh pakaian Papa hingga Papa telanjang serta mengulum kontol Papa semacam mengulum permen. Papa keenakan sembari meremas rambut Mama hingga berhamburan, kemudian Mama tiduran di kursi Televisi serta Papa menaiki badan Mama serta memasukkan kontol Papa ke tempik Mama yang bulunya rimbun kemudian bergerak naik turun berkali kali, kayaknya mereka sama sama keenakan sampai Papa sama Mama menjerit jerit serta mendesah, kemudian sehabis lama Papa naik turun Papa turun dari badan Mama serta menjilati tempiknya Mama kemudian saya masuk serta menutup kamarku, dikala itu saya langsung melepas seluruh baju dalamku serta kembali mengenakan dasterku kemudian saya mengelusi tempikku sendiri naik turun sebab telah gatel banget tempikku, Yang?, katanya polos sekali.

? Semacam ini??, kataku sembari mengelusi tempik Siska.

? Yahh.. shh kaya gitu, enakhh, Yang?, katanya sembari memegang tanganku.

Kemudian di luar terdapat bel pintu berbunyi.

? Yang, bukain dahulu, siapa tuch di depan?, kataku sebab khawatir jika ortu Siska kembali. Kemudian Siska berlari keluar sembari membenahi dasternya yang berhamburan kemudian membuka pintu rumahnya nyatanya Desi orang sebelah kami yang pula kelas 3 SLTP tetapi beda sekolah dengan kami. Kemudian Desi masuk serta Siska mengajak Desi main bersama kami asal Desi jaga rahasia serta nyatanya memanglah Desi ingin jaga rahasia, jadi kami main lagi bertiga. Kemudian Desi masuk kekamar Siska.

? Kalian Ndra mengapa di mari, tanpa pakaian lagi?, katanya kaget melihatku telanjang bundar.

? Ssstt jangan keras keras, yang berarti mari main?, kataku membungkam mulut Desi.

? Iya Des, kita main ginian ayo, katanya kalian pingin nyobain?, ajak Siska.

? Iya sih tapii..?, kata Desi.

? Tidak apa apa deh, ntar kita jaga bertiga rahasia ini?, kata Siska lagi.

Kemudian Desi diam saja tidak tau apa yang mesti ia perbuat. Kemudian saya mendekatinya serta memeluknya dari depan memegang meremas payudaranya tetapi ia masih saja diam kemudian saya merendahkan kaos ketatnya sampai nampak BH- nya yang bercorak putih bersih. Desi mulai terdapat asumsi padaku, ia kemudian memelukku serta meraba raba punggungku kemudian saya memeluknya serta meraba punggungnya pula.

Kemudian Siska bergabung serta berjongkok dibawahku buat mengemut kontolku yang semenjak tadi tegang terus. Saya kemudian meremasi buah dada Desi yang berdimensi 34 itu( memanglah lebih besar dari Siska tetapi runcing diputingnya) yang masih ditutupi BH serta menarik BH- nya hingga kaitanya terputus kemudian membuangnya sembarangan.

? Pelan pelan Ndra, nanti BH- ku gimana??, kata Desi khawatir jika BH- nya rusak. Saya diam saja sebab memandang keelokan buah dada wanita tidak hanya memiliki Siska terus meremas buah dada Desi. Sehabis puas meremasnya saya lekas saja melumat putingnya yang sedikit membeku tanda- tanda Desi mulai terangsang. Lagi Siska masih mempermainkan kontolku dibawah

Saya meremas buah dada kiri Desi lagi buah dada kanan Desi saya lumat habis habisan. Desi tidak siuman meremas remas kepalaku hingga rambutku berhamburan.

Kemudian saya mencabut kuluman Siska pada kontolku serta membaringkan Desi diranjang Siska kemudian merendahkan celananya 3/ 4 sampai nampak celana dalam Desi yang mini sekali bercorak gelap berenda. Sebab mengenakan tali disamping kiri kanannya sampai cuma sanggup menutupi tempik Desi saja. Kemudian saya mulai mengerjai tempik Desi yang masih terbungkus celana dalam sexynya itu. Desi cuma memandang dari atas sebab belum sempat melaksanakannya. Lagi Siska cuma menyaksikan kami bermain.
Saya menjilat, mencium, serta menggigit kecil pada tempiknya sampai Desi merem melek keenakan. Kemudian saya mulai menarik celana dalam Desi sampai tali talinya terlepas serta membuangnya sembarangan. Kemudian saya kembali menjilati tempik Desi yang nyatanya sangat indah menggunduk tebal dengan bulu yang rimbun jauh lebih rimbun dari memiliki Siska yang mulai basah cairan kenikmatan Desi. Saya menjilatinya naik turun kekiri den kekanan pada itilnya yang nyempil buat geregetan saya saja. Desi yang keenakan mendesah desah tidak karuan.

? Ndra nikmat terushh.. Ndraa?, katanya mendesah memicu. Saya sesekali menjilat sesekali menyedot tempik Desi sampai lama hingga tidak terasa.

? Akhh.. Ndra saya ingin berkemih Ndra?, desahnya sudah hingga pada puncaknya. Kemudian saya memeluk pinggangnya serta suurr.. suurr.. suurr.. ssuurr 4 kali cairan putihnya menyembur dari tempiknya. Saya menjilati seluruh cairannya hingga habis sebab rasanya enaak sekali. Kayaknya memiliki Desi lebih manis dari memiliki Siska tetapi sedikit encer.

? Uumhh Ndra, lezat banget deh, tadi Siska tentu keenakan?, katanya.

? Iya dong, kalian ingin yang lebih lezat lagi tidak??, kataku. Sebaliknya Siska lagi memainkan tempiknya sendiri serta meremas payudaranya di atas meja belajarnya sebab terangsang berat memandang game kami.

? Ndra, saya mau rasain air pejuh( mani) kalian boleh tidak??, tanyanya.

? Boleh, mengapa tidak?, kataku. Kemudian Desi mendekatkan mukanya ke kontolku sebab tadi memandang Siska mengulum kontolku. Kemudian dengan pelahan terus menerus Desi ngemut kontolku hingga tidak terasa kontolku kembali hendak menghasilkan airnya.

? Des, saya nyampe lhotelan yah?, kataku memegangi kepala Desi. Kemudian crot.. croott.. crot 3 kali kontolku menembakkan pejuh kedalam mulut Desi kemudian Siska mendekati Desi.

? Des, untuk dong saya ingin nih?, katanya kemudian mencium bibir Desi serta berebut air pejuhku. Saya rehat sebentar sebab keletihan.

? Ndra, saya ingin dong kaya yang terdapat di BF itu?, katanya.

? Gimana??, tanyaku pura pura tidak paham.

? Itu lho yang laki- laki memasukkan tititnya( Desi menyebut kontol dengan titit) ke dalam tempik ceweknya?, katanya.

? Emang kalian ingin??, tanyaku.

? Iya saya pingin banget ngerasain kata Kak Sinta( kakak Desi) lezat banget kaya di surga?, katanya lagi.

? Iya deh, tetapi kalian siap siap dong?, kataku sembari naik ke badan Desi serta mengangkangkan paha Desi kaya Siska tadi kemudian menarik tempik Desi ke kanan serta kekiri.

? Des, bantuin dong, masukin kontolku gih?, kataku. Kemudian Desi memegang kontolku serta menempelkanya ke tempiknya.

Saya kemudian mendesak kontolku.. bleeshh.. kepala kontolku masuk duluan.

? Akhh.. Ndra emhh lezat?, kata Desi berbeda dengan Siska yang kesakitan dikala saya masukin kontolku. Tangannya mendesak pantatku supaya kontolku lebih merambah tempiknya serta slleepp.. kontolku pelahan lahan merambah tempiknya tetapi anehnya Desi malah keenakan tidak kesakitan.

? Shh.. terusin Ndraa enaak?, katanya terus menekan pinggulku sampai kontolku kembali memegang selaput tipis semacam memiliki Siska.

? Tahan yah Des?, kataku.

? Udah Ndra, masukin cepetan saya tidak tahan?, katanya kembali menekan pinggulku. Saya kemudian menekan pinggulku kokoh kokoh serta.. breet terdapat semacam kain tipis kembali terlewati kontolku.

? Akhh shh perriih?, Desi baru berteriak kesakitan.

? Pelan dahulu Ndra, tempikku nyeri?, katanya. Saya kemudian mendiamkan kontolku di dalam tempik Desi serta menikmati jepitan jepitan tempik Desi pada kontolku.

Saya memandang kearah Siska yang lagi masturbasi sembari mengangkut roknya keatas memakai HP 8250 kepunyaan Desi yang kecil serta mengeluar masukan HP itu. Saya merasa kasihan banget sebab ia telah terangsang banget kemudian saya menyuruhnya berdiri menghadapkan tempiknya ke mukaku supaya tempiknya bisa saya puaskan. Kemudian saya menaik turunkan pinggulku pelahan lahan sembari menikmati remasan remasan tempik Desi.

? Shh.. akhh.. shh.. akkhh?, desahan Desi keras keras membuat saya kian semangat menyetubuhinya.

? Shh.. Ndraa ukhh?, desahan Siska tidak kalah indah sembari meremas kepalaku. Saya menggenjot tempik Desi serta sembari melumat tempik Siska sangat pengalaman bersetubuhku yang indah serta baru awal kali. Gerakan pinggulku dari lama- lama jadi terus menjadi kilat serta terus menjadi kilat sampai Desi memeluk pinggangku erat erat ciri Desi hendak hingga serta..

? Shh akkhh surr.. suurr.. suurr.. ssuur?, Desi hingga buat yang kedua kalinya.

Kemudian saya mencabut kontolku dari tempik Desi serta membaringkan Siska di ranjangnya kemudian kembali memasukan kontolku ke dalam tempik Siska serta menggenjotnya kokoh kokoh.

? Shh.. mhh.. sshh.. akhh?, desahan Siska.

? Mhh.. ahh Siska, tempikmu nikmathh?, rintihanku menahan kenikmatan.

Kemudian serr.. serr.. serr.. Siska sudah hingga duluan.

Sleep.. sleep.. clleepp.. clleepp suara kocokan antara kontolku serta tempik Siska merdu.

? Ndra telah yang saya letih, geli Yang, udah?, katanya tetapi saya tidak hirau serta terus menggerakan pinggulku kesetanan

? Nggh.. hhaahh.. maahh.. gelii?, desahan Siska malah membuat saya tidak hingga hingga. Sebaliknya Desi cuma diam menyaksikan saja sembari mengelus elus tempik serta payudaranya yang basah oleh keringat.

Sampai kesimpulannya,? Sis mhh.. yahh.. clep.. sllepp clleepp croot crot crot croot crroott?, saya hingga pula.

Ranjang Siska morat marit tidak karuan serta banyak bintik darah serta lendir putih disitu mari berbau aneh. Bintik darah dari Desi serta Siska yang sudah saya perawani.

Kesimpulannya kami bertiga tidur bertepatan serta tidak mengenakan pakaian sama sekali. Saya terbangun pada tengah malam sebab hawa terasa dingin banget serta menyenggol kaki Desi sampai terbangun.

? Des, dingin yah?, kataku.

? Iya Ndra?, jawabnya.

? Des baju dalammu rusak supaya esok saya ubah yah?, kataku sembari mengambil baju dalam Desi serta menyimpannya

? Iya deh, tetapi esok saya gimana??, tanyanya.

? Esok kalian tidak harus gunakan dahulu, terus aja kembali serta ubah pakaian, lagi pula memiliki Siska kan kekecilan sebab kalian lebih besar dari Siska?, kataku.

? Tetapi payudaraku nampak dong, ntar dilihatin Mamaku gimana?, katanya kemudian mendekatiku serta duduk di sampingku.

? Esok kalian gunakan aja jaketnya Siska supaya payudaramu tertutup kemudian kalian gunakan celanamu itu, tidak bakalan nampak tempikmu kok, sebab celanamu kan tebel?, kataku

? Oklah, Ndra mari saya ingin liat titit kalian?, katanya kemudian memegang kontolku.

? Kok dapat yah buat puas orang sementara itu kan barang ini kecil?, katanya sembari menimang nimang kontolku serta saya cuma berbaring menciumi bibir Siska yang kecil mungil bercorak merah jambu itu.

? Iya dong kan itu burung dewa?, kataku sembari meremas buah dada Siska yang menggelantung ke kanan sebab tidur Siska ke arah kanan( saya mulai terangsang lagi sebab kontolku dimainin lagi).

Kemudian Desi kembali mengulum kontolku serta dikala itu Siska terbangun sebab remasanku sangat keras

? Ndra, sakit?, katanya kemudian bangun serta saya bangun pula.

? Desi, kalian keenakan dari tadi saya pula ingin dong?, kemudian Siska ikutan berebut ngemut kontolku. Dikala itu rasanya semacam dijalari beribu semut serta dialiri listrik ribuan watt.

? Telah jika tidak tahan masukin aja kontolku ke tempik kamu?, kataku kemudian saya berbaring serta Siska naik ke selangkanganku serta menduduki kontolku sampai masuk seluruh serta bergerak terus menjadi lama terus menjadi kilat. Mereka bergantian memasukkan kontolku ke dalam tempiknya menjadikanku semacam mainan sampai mereka puas.

Kami melaksanakan skandal ini sampai saat ini. Saya biasa bermain bertiga antara saya, Siska, Desi. Terkadang pula cuma saya dengan Desi, terkadang cuma saya dengan Siska, terkadang di rumah Siska terkadang di rumah Desi ataupun terkadang di rumahku. Kami melaksanakan seluruh itu tanpa bosan bosannya. bahkan satu RT denganku. Siska orangnya imut, juga manis. Payudara Siska berukuran 32b (memang serasi untuk ukuran tubuh Siska yang bertinggi 165 cm, jadi terlihat sexy).

Siska orangnya suka memakai BH yang membayang atau memakai baju/kaos yang transparan. Dia juga suka memakai celana pendek ketat sebatas paha sehingga menampakkan paha mulusnya itu
Ini adalah kisah semasa aku masih di SLTP (sekarang aku kelas dua SMU). Perkenalkan dahulu namaku Indra, aku bersekolah di SLTP 3 Klaten. Aku orangnya manis (kata banyak temen temen cewekku) kayak bintang film India. Aku bertinggi badan 172 cm, berat badan 54 kg dan aku juga seorang model sehingga banyak cewek yang ingin menjadi pacarku. Cerita seks terbaru hanya ada di ceritapanas.com.Ini pengalaman ML-ku dengannya yang begitu indah, unik, dan mengasyikkan. Begini awalnya, saat itu aku sedang di rumah sendirian pada sore hari (kebiasaanku kalau sore hari aku ditinggal berjualan oleh ibuku jadi aku sendirian di rumah sedangkan ayahku sudah meninggal sejak aku kelas 2 SLTP). Saat itu aku sedang nonton TV sendirian (saat itu hari Minggu) Siska datang ke rumahku dan memintaku untuk menemaninya karena dia takut dirumah sendirian sebab ortunya pergi ke Semarang dan lusa baru pulang. Singkat cerita aku langsung menuju ke rumahnya.

Aku langsung melanjutkan menonton acara TV yang sempat tertunda tadi sedangkan Siska berganti baju di kamarnya. Karena hawanya dingin aku langsung menutup pintu depan rumah jadi dirumah hanya ada kami berdua. Saat itu Siska selesai berganti baju, saat dia keluar aku langsung menatap tak berkedip karena Siska memakai baju yang begitu sexy dan merangsang. Saat itu Siska hanya memakai tanktop putih transparan (sebenarnya itu kaos dalam yang dipakai untuk melapisi BH) tanpa memakai BH lagi di dalamnya sehingga payudaranya terlihat jelas di dalamnya dan bawahannya memakai rok kaos mini yang menampakkan keindahan pahanya. Jika ada cowok yang ada didekatnya pasti cowok itu akan menelan ludah dan langsung beronani takkan tahan dengan tubuh indah Siska. Aku yang disuguhi pemandangan indah itu hanya bisa melotot tak berkedip.

Siska langsung duduk disampingku dengan cueknya yang saat itu sedang terbengong. Dia langsung ikutan menonton TV.
?Hai Ndra bengong aja?, tegurnya sambil mengibaskan tangannya.
?Eh.. nggak kok?, jawabku terbata bata.
Kami nonton TV sambil mengobrol berdua hingga pestanya habis. Kebetulan di rumahnya ada VCD jadi kami melanjutkan dengan menonton VCD karena acara TV-nya jadi membosankan. Kami menonton film yang baru dia sewa dari rental yang berjudul ?007 ? The World Is Not Enough?. Kami menikmati film itu berdua kebetulan di tengah film ada adegan ML yang dilakukan oleh James Bond dengan seorang pemeran cewek. Kami langsung terdiam memperhatikan adegan itu dengan penuh perhatian.

Tanganku langsung menggenggam tangan Siska yang berada diatas pahaku. Tanpa sadar aku sudah melumat bibir Siska yang kelihatan sayu (mungkin dia terangsang juga). Aku langsung menindih Siska sambil tetap berciuman. Kami bermain bibir dan lidah lama sampai tak terasa tanganku sudah berada di atas payudaranya yang masih ditutupi oleh tanktopnya. Aku masih mengelusnya saja takut dia akan marah tapi ternyata dia malah meremas tanganku yang ada di payudaranya sambil merintih.

?Ih.. mhh Ndra kok nikmat yah kamu elusin tadi?, katanya sambil meremas tanganku yang ada di susunya.
Aku diam saja sambil terus meremas payudaranya karena telah mendapat ?ijin?nya. Saat aku meremas remas payudaranya, dia meraba raba punggungku, terus ke bawah hingga sampai di daerah pahaku. Saat tiba didaerah pangkal pahaku tangannya berhenti dan meremas kontolku (aku masih memakai celanaku lengkap) yang sudah sejak pertama melihat penampilan Siska tadi telah ngaceng. Dia meremas remas terus.

?Akhh.. mhh terus sayang?, kataku sambil meremas remas payudaranya keras keras karena rasa nikmatku di daerah kontolku sehingga tak sadar aku meremas kuat kuat payudaranya sampai sampai dia merintih kesakitan.
?Akkhh Ndra jangan keras keras, sakit tau?, katanya setengah marah. Aku langsung minta maaf. Tangannya memasuki celana satinku (saat itu aku memakai kaos oblong terus bawahnya memakai celana satin tipis dengan celana dalam yang terbuat dari nilon tipis) dan langsung menggenggam kontolku. Karena terasa mengganggu aku menyuruhnya melepas saja celanaku.
?Sis lepasin aja celanaku biar nggak ngganggu?, kataku sambil menurunkan celanaku. Dia terus membantu dengan meloloskan celanaku sampai terlapas hingga aku telanjang. Dan akupun mematikan TV karena suaranya mengganggu.
Ndra kok besar banget?, katanya sambil memegang kontolku. Kontolku berukuran panjang 17 cm dengan diameter 4 cm.
?Iya Sis dan hitam lagi?, kataku sambil bercanda (kontolku memang hitam).
?Kocokin dong sayang?, kataku sambil menaik turunkan tangannya yang berada di kontolku. Dia langsung mengocok kontolku dengan kasar, maklum dia baru lihat kontol cowok jadi seperti mendapat mainan baru. Kocokannya terasa kasar tetapi malah membuat sensasi nikmat tersendiri.

?Yang, kamu buka dong kaosmu biar aku lihat payudaramu masa aku saja yang telanjang?, kataku sambil mengangkat tanktopnya. Dia hanya tersenyum menggodaku. Aku langsung saja membuang tanktopnya sembarangan.
?Yang, payudaramu indah banget sambil aku meremas remas payudaranya.?
?Kamu kocokin dong kontolku, nah.. teruss yang?, kataku keenakan ketika dia melanjutkan kocokan di kontolku. Kami melakukan saling remas dengan berdiri berhadapan di depan kursi panjang, tanganku bosan meremas payudaranya langsung turun ke daerah pahanya dan mengelusi paha mulusnya tapi dia masih mengocok kontolku sampai kontolku terasa sakit. Aku menghentikan tangannya agar tidak menyakiti kontolku. Tangannya langsung memelukku dan badan kami langsung menyatu. Aku terus mengelusi pahanya. Hingga aku mendudukkan dia di kursi panjang.

?Sis kamu duduk aja yah, aku mau ciumin tempik (vagina) kamu?, kataku tanpa basa basi. Aku langsung menaikkan roknya keatas tanpa melepasnya hingga terlihatlah celana dalamnya berwarna merah jambu dengan gambar bunga bunga kecil merangsangku semakin hebat saja. Aku langsung mencium tempiknya yang masih terbungkus celana dalamnya menghirup wangi khas tempiknya (aku paling suka mengintip celana dalam cewek kecil atau mini set, BH mini yang bergambar lucu lucu). Aku lama lama memandangi daerah tempiknya yang masih terbungkus dengan celana dalam bergambar bunga itu. Lalu tanganku pun menurunkan celana dalamnya sampai terlepas hingga terlihat tempik sempit nan indah dengan bulu tipis tipis. Sehingga tanpa sadar aku pun berkata takjub.
?Sis.. oh Sis kok semakin indah sih sayang, aku boleh menciumnya nggak sih??, tanyaku sambil meraba tempik Siska.
?Iya sayang, cium dan, milikilah aku sudah nggak tahan?, kata Siskaku menahan gairahnya.
Lalu akupun menciumnya perlahan lahan. Aku menciumnya dan tanganku yang kanan naik meremas payudaranya yang sudah tak berpenutup itu. Lama lama aku menjilati tempiknya dengan sedikit melumatnya kasar sehingga Siska merintih rintih kenikmatan.
?Shh.. Ndraa.. ayo yang keras enak banget Ndra..?, rintihnya sambil meremas remas rambutku dan menekan kepalaku ke tempiknya. Aku melepas jilatanku pada tempiknya saat dia menikmati jilatanku dengan tiba tiba hingga membuatnya terengah engah.

?Ndraa ayo kenapa kamu hentikan sayang?, katanya sambil terengah engah.
?Yang kamu jilatin juga dong kontolku?, kataku sambil menurunkan lepas kaos dan roknya yang mini itu.
?Gimana caranya?, tanyanya karena belum pernah.
?Pinggangku di atas kepalamu dan pinggangmu tepat di bawah mukaku jadi seperti angka 69?, kataku karena aku ingin mempraktekkan gaya yang ada di film BF.
?Lalu kamu mengulum kontolku lalu aku menjilati tempikmu sayang?, tambahku sambil mengatur posisiku di atas kepala Siska.
?Ih.. yang, geli?, katanya menggenggam kontolku.
?Iya sayang, kamu kulum itu?, kataku menyuruh Siska mengulum kontolku. Lalu Siska mengulum kontolku dan akupun mulai menjilati tempiknya dengan rakus karena kegelian.
?Mhh.. nghh..?, suaranya Siska merintih sambil mengulum batang kontolku.
?Shh.. mhh.. shh.. terus sayang?, kataku sambil kegelian dan jilatin tempiknya. Kami melakukannya lama sekali hingga Siska sampai pada puncaknya.
?Akhh say aku mau pipis..?, katanya sambil melepas kulumannya. Aku pun tak mau melepas jilatanku malah semakin menjilat keras keras.
?Yanghh udahh.. enak yang?, ceracaunya tak jelas. Lalu.. crot.. crot.. crot.. crot. Empat kali air maninya menyembur hingga meleleh kepahanya akupun menjilati tempiknya hingga bersih menikmati air maninya yang rasanya melebihi air madu itu hingga ke pahanya.

?Shh udah sayang, geli tempikku kamu jilatin terus?, katanya mendorong mukaku menjauhi tempiknya yang indah itu.
?Yang kamu gantian dong ngemut aku?, kataku sambil menyodorkan kontolku. Lalu Siska memegang kontolku dan menjilati kepalanya yang gundul. Lalu Siska memasukkan ke mulutnya dan ngemut seperti ngemut permen saja hingga aku mendesah desah keenakan.
?Ahh sishh mhh enak sayang, kamu hebat?, kataku sambil tanganku meremas payudaranya yang menggantung kebawah karena Siska membungkuk. Lalu tanpa sadar akupun segera sampai.
?Akhh.. shh.. mhh crot croot croot croot croot..?, 5 kali aku menembakkan sperma ke mulut Siska hingga meleleh keluar dari mulutnya. Aku sengaja tidak memberi tahu Siska kalau aku sampai karena aku ingin Siska merasakan air maniku. Kata orang Irian Jaya yang masih pedalaman, jika cewek pasangannya meminum air mani cowoknya dia akan setia pada pasangan cowoknya. Itu terbukti karena sampai sekarang Siska tidak mau pisah denganku.

?Ih kamu ?pipis? nggak bilang bilang, tapi kok enak yah sayang, kayak santan?, kata Siska sambil mengelap air mani yang keluar lewat pipinya.
?Mhh.. enak kan sayang, mau yang enak lagi nggak?, kataku. Lalu tanpa minta izin dulu aku lalu melebarkan pahanya hingga dia agak mengangkangkan pahanya memperlihatkan bentuk tempiknya yang berbulu halus dan membukit indah itu.
?Tahan yah sayang, tapi pasti enak kok. Kontolku akan aku masukkan ke tempikmu?, kataku
?Iya deh masukin aja tapi pelan pelan yah biar aku liat masuknya?, katanya. Setelah itu aku langsung memasukkan kontolku perlahan lahan.
Pertama tama seperti ada benda empuk yang menolak kontolku. Dua kali gagal lalu aku menarik tempik Siska ke kanan dan ke kiri agar bisa masuk dan aku menyuruh Siska memegang dan memasukkan kontolku kearah tempiknya.

?Sis bantu dong sayang biar cepet masuk. Ini pegang kontolku dan aku menarik tempikmu agar bisa masuk?, kataku sambil menarik narik tempiknya. Lalu Siska memegang kontolku dan mengarahkan kontolku ke lubang tempiknya yang masih sempit perawan itu. Lalu.. 1,2,3 Bleesshh kepala kontolku baru masuk. Kepala kontolku saja yang masuk tapi sudah memberikan sejuta rasa bagi kami. Siska mendesah dan memegang pantatku dan aku menjerit kecil karena aku juga baru pertama menusuk tempik cewekku.

?Ndra, sakit sayang..?, kata Ssika menahan perih.
?Tahan yah sayang ntar juga enakan kok?, kataku.
?Mhh nggak apa apa kok terusin sayang masukin kontolmu ayo?, kata Siska memberiku semangat agar lebih dalam memasukkan kontolku. Akupun segera mendorong pantatku maju agar kontolku segera masuk.
Sleep.. pelan pelan kontolku masuk ke tempik Siska. Terasa sekali tempiknya memijat mijat kontolku memberikan kenikmatan yang membuatku seperti terbang hingga aku merasa ada selaput yang menahan masuknya kontolku.
?Apaan sih, ini kok nahan sayang??, tanyaku padanya (maklum baru pertama jadi aku tak tau yang namanya selaput dara.
?Udah Ndra terusin aja deh?, jawabnya sambil menggigit bibir bawahnya. Lalu aku mendorong perlahan kontolku agar masuk lagi tetapi selaput itu masih menghalangi. Lalu aku memasukan kontolku dan mendorongnya kuat kuat. Sleep.. breett mirip kain sobek rasanya ketika kontolku menembus selaput itu.
?Akhh shh.. sakiit sekali Ndra?, kata Siska sambil memelukku erat erat. Aku yang baru merasakan juga merasa sedikit perih pada kontolku seperti lecet memajukan kontolku pelahan lahan saja karena belum masuk semuanya dan setelah masuk semua baru aku mendiamkan kontolku di dalam tempik Siska. Rasanya memang sangat indah, nikmat, sakit, gatal, enak, perih semua berkumpul jadi satu tak bisa diungkapkan dengan kata kata.

?Sis enak sekali rasanya tempikmu menjepit jepit kontolku?, kataku pada Siska karena memang tempik Siska memijati kontolku.
?Perih Ndra, tapi nggak apa apa?, katanya menahan perih di tempiknya karena keperawanannya baru saja hilang.
Lalu perlahan lahan aku memaju mundurkan kontolku hingga aku mendesah dan Siska menjerit karena merasa perih dan nikmat bercampur.
?Shh.. Siiss enak Sis tempikmu asik bangethh?, kataku tak jelas.
?Mhh akhh.. sshh sakiit, periihh yang, kontolmu besar banget?, katanya.
Gerakanku makin lama makin cepat saja. Slep.. slepp.. bleeshh.. blesshh.. bleshh.. cplokk.. cplokk irama senggama kami romantis banget.

Sudah dua kali kami berganti posisi dari pertama aku diatas tubuh Siska lalu Siska berganti di atas tubuhku dan menggerakkan tubuhnya naik turun seperti naik kuda. Lalu tak terasa ada yang mau keluar dari dalam kontolku lagi.
?Yang aku mau pipishh..?, kataku menahan gerakan pinggulnya.
?Bentar sayang aku jugaa..?, teriaknya sambil meremas payudaranya sendiri. Hingga tak sabar aku membalikkan tubuh Siska dan melepas kontolku lalu menunggingkan tubuhnya lalu memasukkan kontolku ke dalam tempiknya lagi dan menggenjotnya kuat kuat karena aku merasa akan segera sampai.
?Sleep.. slepp.. sleep cplok cplokk cplok.. shh akhh sshh aakhh?, desahan Siska dan bunyi persetubuhan kami beriringan lalu..
?Croott.. croott.. crroott.. suurr.. suurr.. suurr?, kami saling melepaskan air mani kami dan aku memeluk pinggang Siska agar tidak tumpah air mani kami. Lalu aku berguling sambil tetap memeluk Siska agar kontolku tetap menancap di tempiknya dan membiarkan Siska diatas tubuhku.
?Mhh Siska, kamu hebat, aku sayang kamu, ?kataku sambil tetap memeluknya.
?Shh.. kamu juga sayang , ini pertama kali aku lakuin enaak banget. Pantesan Papa sama Mama sering bertelanjang bareng kayak gini tak taunya enak ya, Yang?, katanya di atasku.
?Memang kamu pernah lihat Papa sama Mama kamu main ginian??, tanyaku.
?Sering benget Ndra, hampir tiap hari ginian bahkan kalau di dapur atau di depan TV kalau aku sudah tidur?, katanya polos.
?Ceritain dong?, aku memintanya bercerita sambil menarik tubuhku karena kontolku sudah mengecil di dalam tempiknya.
?Bentar ya Yang, aku ganti baju dulu?, katanya.
?Iya deh, aku tunggu disini?, kataku sambil duduk didepan TV yang mati. Aku mengelus elus kontolku yang masih basah mengkilat itu.
Kontolku masih terasa nikmat sisa kenikmatan yang tadi. Lalu Siska keluar dari dalam dan memakai daster tipis dari bahan nilon berwarna merah jambu (kelihatanya warna kesukaan Siska) tanpa memakai apapun lagi di dalamnya sehingga transparan memperlihatkan semua keindahan tubuhnya dan membuat kontolku berdiri lagi.
?Kekamarku yuk Yang, di sini dingin?, katanya.
?Iya deh?, aku berdiri dan masuk kekamarnya tanpa memakai pakaianku karena aku kegerahan.
?Ayo dong, ceritain?, kataku saat kami sudah sama sama berbaring berhadapan di ranjangnya Siska.
?Dulu saat aku pulang sekolah Papa sama Mama lagi di dapur memasak berdua, tidak tau kalau aku udah datang, nah waktu itu aku denger suara mirip orang nangis tapi kok aneh karena penasaran aku deketin suara itu apa Papa sama Mama bertengkar ya, pikirku lalu aku intip dari dalam kamarku ini, kuintip dari celah ini (sambil menunjuk celah cendela yang menuju ke dapur rumahnya) lalu aku perhatiin.. kok Papa memangku Mama dari atas meja dapur dan Mama di atas Papa, mereka semua pada nggak pakai baju, baju mereka ada dibawah kaki Papa. Waktu itu Mama bergerak naik turun diatas perut Papa dan merintih rintih kayak orang nangis tapi kok mukanya kaya orang bahagia gitu..?, cerita Siska terputus dan tangannya memegang kontolku yang berdiri lagi karena memperhatikan cerita Siska lalu meremasnya. Lalu aku mendekat dan memasukkan tanganku kedalam rok dasternya mencari tempiknya lagi dan memasukkan jari jariku kedalam tempiknya.

?Pelan pelan Yang masih sakit?, katanya sambil menahan tanganku agar tidak menusuk nusuknya keras keras.
?Lanjutin dong sayang?, kataku sambil menusuk nusukkan tanganku ke tempiknya perlahan lahan.
?Lalu Papa menjilati puting payudara Mama dan mengemutnya, tiba tiba Papa dan Mama saling peluk dan mereka menjerit bersama sama.. akhh Paa kata Mama, lalu Mama turun dari Papa lalu Mama mengemut kontolnya Papa yang besar banget..
?Segini..?, kataku sambil menunjuk kontolku yang tegang membesar dalam genggaman tangan Siska.
?Besaar lagi?, katanya sambil mendesah desah karena merasa geli dalam tempiknya ada benda asing.
?Lalu? lanjutin dong?, kataku
?Lalu Mama menjilatin kontol Papa sampai bersih, kok nggak jijik ya, pikirku saat itu tapi ternyata memang enak ya sayang? (dia nyengir) lalu Mama bilang udah Pa, ntar Siska pulang lho, lalu aku lepasin semua baju dan aku ganti baju?, ceritanya polos sekali. Tangannya lalu mulai menaik turunkan kontolku.
?Kalau di TV??, tanyaku lagi.
?Dulu saat aku mau tidur, tapi Papa sama Mama masih nonton TV berdua, lalu aku intip Papa sama Mama saling raba raba, Papa meraba ke payudara Mama dan tempik Mama tapi Mama meraba kontol Papa yang masih tertutup celana pendek Papa, lalu Papa menarik daster Mama sampai Mama nggak pakai apa apa lagi, ternyata Mama nggak pakai pakaian dalam, lalu Papa meremas payudara Mama dan menciuminya. Mama mendesah dan memandang ke atas seperti keenakan lalu Mama melepasi semua baju Papa sampai Papa telanjang dan mengulum kontol Papa seperti mengulum permen. Papa keenakan sambil meremas rambut Mama sampai berantakan, lalu Mama berbaring di sofa TV dan Papa menaiki tubuh Mama dan memasukkan kontol Papa ke tempik Mama yang bulunya lebat lalu bergerak naik turun berkali kali, kayaknya mereka sama sama keenakan hingga Papa sama Mama menjerit jerit dan mendesah, lalu setelah lama Papa naik turun Papa turun dari tubuh Mama dan menjilati tempiknya Mama lalu aku masuk dan menutup kamarku, saat itu aku langsung melepas semua pakaian dalamku dan kembali memakai dasterku lalu aku mengelusi tempikku sendiri naik turun karena sudah gatel banget tempikku, Yang?, katanya polos sekali.

?Seperti ini??, kataku sambil mengelusi tempik Siska.
?Yahh.. shh kaya gitu, enakhh, Yang?, katanya sambil memegang tanganku.
Lalu di luar ada bel pintu berbunyi.
?Yang, bukain dulu, siapa tuch di depan?, kataku karena takut kalau ortu Siska pulang. Lalu Siska berlari keluar sambil membenahi dasternya yang berantakan lalu membuka pintu rumahnya ternyata Desi tetangga kami yang juga kelas tiga SLTP tapi beda sekolah dengan kami. Lalu Desi masuk dan Siska mengajak Desi main bersama kami asal Desi jaga rahasia dan ternyata memang Desi mau jaga rahasia, jadi kami main lagi bertiga. Lalu Desi masuk kekamar Siska.

?Kamu Ndra ngapain di sini, tanpa baju lagi?, katanya terkejut melihatku telanjang bulat.
?Ssstt jangan keras keras, yang penting ayo main?, kataku membungkam mulut Desi.
?Iya Des, kita main ginian yuk, katanya kamu pingin nyobain?, ajak Siska.
?Iya sih tapii..?, kata Desi.
?Nggak apa apa deh, ntar kita jaga bertiga rahasia ini?, kata Siska lagi.

Lalu Desi diam saja tak tau apa yang mesti dia perbuat. Lalu aku mendekatinya dan memeluknya dari depan memegang meremas payudaranya tapi dia masih saja diam lalu aku menurunkan kaos ketatnya hingga terlihat BH-nya yang berwarna putih bersih. Desi mulai ada tanggapan padaku, dia lalu memelukku dan meraba raba punggungku lalu aku memeluknya dan meraba punggungnya juga.

Lalu Siska bergabung dan berjongkok dibawahku untuk mengemut kontolku yang sejak tadi tegang terus. Aku lalu meremasi payudara Desi yang berukuran 34 itu (memang lebih besar dari Siska tapi runcing diputingnya) yang masih ditutupi BH dan menarik BH-nya sampai kaitanya terputus lalu membuangnya sembarangan.

?Pelan pelan Ndra, nanti BH-ku gimana??, kata Desi takut kalau BH-nya rusak. Aku diam saja karena melihat keindahan payudara cewek selain punya Siska terus meremas payudara Desi. Setelah puas meremasnya aku segera saja melumat putingnya yang sedikit mengeras pertanda Desi mulai terangsang. Sedang Siska masih mempermainkan kontolku dibawah
Aku meremas payudara kiri Desi sedang payudara kanan Desi aku lumat habis habisan. Desi tak sadar meremas remas kepalaku sampai rambutku berantakan.

Lalu aku mencabut kuluman Siska pada kontolku dan membaringkan Desi diranjang Siska lalu menurunkan celananya 3/4 hingga terlihat celana dalam Desi yang mini sekali berwarna hitam berenda. Karena memakai tali disamping kiri kanannya hingga hanya mampu menutupi tempik Desi saja. Lalu aku mulai mengerjai tempik Desi yang masih terbungkus celana dalam sexynya itu. Desi hanya melihat dari atas karena belum pernah melakukannya. Sedang Siska hanya menonton kami bermain.

Aku menjilat, mencium, dan menggigit kecil pada tempiknya hingga Desi merem melek keenakan. Lalu aku mulai menarik celana dalam Desi hingga tali talinya terlepas dan membuangnya sembarangan. Lalu aku kembali menjilati tempik Desi yang ternyata sangat indah menggunduk tebal dengan bulu yang lebat jauh lebih lebat dari punya Siska yang mulai basah cairan kenikmatan Desi. Aku menjilatinya naik turun kekiri den kekanan pada itilnya yang nyempil bikin geregetan aku saja. Desi yang keenakan mendesah desah tak karuan.

?Ndra nikmat terushh.. Ndraa?, katanya mendesah merangsang. Aku sesekali menjilat sesekali menyedot tempik Desi hingga lama sampai tak terasa.
?Akhh.. Ndra aku mau pipis Ndra?, desahnya telah sampai pada puncaknya. Lalu aku memeluk pinggangnya dan suurr.. suurr.. suurr.. ssuurr empat kali cairan putihnya menyembur dari tempiknya. Aku menjilati semua cairannya sampai habis karena rasanya enaak sekali. Kayaknya punya Desi lebih manis dari punya Siska tapi sedikit encer.
?Uumhh Ndra, enak banget deh, tadi Siska pasti keenakan?, katanya.
?Iya dong, kamu mau yang lebih enak lagi nggak??, kataku. Sedangkan Siska sedang memainkan tempiknya sendiri dan meremas payudaranya di atas meja belajarnya karena terangsang berat melihat permainan kami.
?Ndra, aku ingin rasain air pejuh (sperma) kamu boleh nggak??, tanyanya.
?Boleh, kenapa tidak?, kataku. Lalu Desi mendekatkan wajahnya ke kontolku karena tadi melihat Siska mengulum kontolku. Lalu dengan pelahan terus menerus Desi ngemut kontolku sampai tak terasa kontolku kembali akan mengeluarkan airnya.
?Des, aku nyampe lhotelan yah?, kataku memegangi kepala Desi. Lalu crot.. croott..crot 3 kali kontolku menembakkan pejuh kedalam mulut Desi lalu Siska mendekati Desi.
?Des, bagi dong aku mau nih?, katanya lalu mencium bibir Desi dan berebut air pejuhku. Aku istirahat sebentar karena kelelahan.
?Ndra, aku mau dong kaya yang ada di BF itu?, katanya.
?Gimana??, tanyaku pura pura tidak mengerti.
?Itu lho yang cowok memasukkan tititnya (Desi menyebut kontol dengan titit) ke dalam tempik ceweknya?, katanya.
?Emang kamu mau??, tanyaku.
?Iya aku pingin banget ngerasain kata Kak Sinta (kakak Desi) enak banget kaya di surga?, katanya lagi.
?Iya deh, tapi kamu siap siap dong?, kataku sambil naik ke tubuh Desi dan mengangkangkan paha Desi kaya Siska tadi lalu menarik tempik Desi ke kanan dan kekiri.
?Des, bantuin dong, masukin kontolku gih?, kataku. Lalu Desi memegang kontolku dan menempelkanya ke tempiknya.
Aku lalu mendorong kontolku.. bleeshh.. kepala kontolku masuk duluan.
?Akhh.. Ndra emhh enak?, kata Desi berbeda dengan Siska yang kesakitan saat aku masukin kontolku. Tangannya mendorong pantatku agar kontolku lebih memasuki tempiknya dan slleepp.. kontolku pelahan lahan memasuki tempiknya tapi anehnya Desi malah keenakan nggak kesakitan.
?Shh.. terusin Ndraa enaak?, katanya terus menekan pinggulku hingga kontolku kembali menyentuh selaput tipis seperti punya Siska.
?Tahan yah Des?, kataku.
?Udah Ndra, masukin cepetan aku tak tahan?, katanya kembali menekan pinggulku. Aku lalu menekan pinggulku kuat kuat dan.. breet ada seperti kain tipis kembali terlewati kontolku.
?Akhh shh perriih?, Desi baru berteriak kesakitan.
?Pelan dulu Ndra, tempikku perih?, katanya. Aku lalu mendiamkan kontolku di dalam tempik Desi dan menikmati jepitan jepitan tempik Desi pada kontolku.

Aku melihat kearah Siska yang sedang masturbasi sambil mengangkat roknya keatas menggunakan HP 8250 milik Desi yang kecil dan mengeluar masukan HP itu. Aku merasa kasihan banget karena dia sudah terangsang banget lalu aku menyuruhnya berdiri menghadapkan tempiknya ke mukaku agar tempiknya dapat aku puaskan. Lalu aku menaik turunkan pinggulku pelahan lahan sambil menikmati remasan remasan tempik Desi.
?Shh.. akhh.. shh.. akkhh?, desahan Desi keras keras membuat aku makin semangat menyetubuhinya.
?Shh.. Ndraa ukhh?, desahan Siska tak kalah indah sambil meremas kepalaku. Aku menggenjot tempik Desi dan sambil melumat tempik Siska sungguh pengalaman bersetubuhku yang indah dan baru pertama kali. Gerakan pinggulku dari perlahan menjadi semakin cepat dan semakin cepat hingga Desi memeluk pinggangku erat erat tanda Desi akan sampai dan..
?Shh akkhh surr.. suurr.. suurr.. ssuur?, Desi sampai untuk yang kedua kalinya.
Lalu aku mencabut kontolku dari tempik Desi dan membaringkan Siska di ranjangnya lalu kembali memasukan kontolku ke dalam tempik Siska dan menggenjotnya kuat kuat.
?Shh.. mhh.. sshh.. akhh?, desahan Siska.
?Mhh.. ahh Siska, tempikmu nikmathh?, rintihanku menahan kenikmatan.
Lalu serr.. serr.. serr.. Siska telah sampai duluan.
Sleep.. sleep.. clleepp.. clleepp suara kocokan antara kontolku dan tempik Siska merdu.
?Ndra sudah yang aku capek, geli Yang, udah?, katanya tapi aku tak peduli dan terus menggerakan pinggulku kesetanan
?Nggh.. hhaahh.. maahh.. gelii?, desahan Siska malah membuat aku nggak sampai sampai. Sedangkan Desi hanya diam menonton saja sambil mengelus elus tempik dan payudaranya yang basah oleh keringat.

Hingga akhirnya, ?Sis mhh.. yahh.. clep.. sllepp clleepp croot crot crot croot crroott?, aku sampai juga.
Ranjang Siska morat marit tidak karuan dan banyak bercak darah dan lendir putih disana sini berbau aneh. Bercak darah dari Desi dan Siska yang telah aku perawani.
Akhirnya kami bertiga tidur bersamaan dan tidak memakai baju sama sekali. Aku terbangun pada tengah malam karena udara terasa dingin banget dan menyenggol kaki Desi hingga terbangun.

?Des, dingin yah?, kataku.
?Iya Ndra?, jawabnya.
?Des pakaian dalammu rusak biar besok aku ganti yah?, kataku sambil mengambil pakaian dalam Desi dan menyimpannya
?Iya deh, tapi besok aku gimana??, tanyanya.
?Besok kamu nggak usah pakai dulu, terus aja pulang dan ganti baju, lagi pula punya Siska kan kekecilan karena kamu lebih besar dari Siska?, kataku.
?Tapi payudaraku kelihatan dong, ntar dilihatin Mamaku gimana?, katanya lalu mendekatiku dan duduk di sampingku.
?Besok kamu pakai aja jaketnya Siska biar payudaramu tertutup lalu kamu pakai celanamu itu, nggak bakalan kelihatan tempikmu kok, karena celanamu kan tebel?, kataku
?Oklah, Ndra sini aku mau liat titit kamu?, katanya lalu memegang kontolku.
?Kok bisa yah bikin puas orang padahal kan benda ini kecil?, katanya sambil menimang nimang kontolku dan aku hanya tiduran menciumi bibir Siska yang kecil mungil berwarna merah jambu itu.
?Iya dong kan itu burung dewa?, kataku sambil meremas payudara Siska yang menggelantung ke kanan karena tidur Siska ke arah kanan (aku mulai terangsang lagi karena kontolku dimainin lagi).
Lalu Desi kembali mengulum kontolku dan saat itu Siska terbangun karena remasanku terlalu keras
?Ndra, sakit?, katanya lalu bangun dan aku bangun juga.
?Desi, kamu keenakan dari tadi aku juga mau dong?, lalu Siska ikutan berebut ngemut kontolku. Saat itu rasanya seperti dijalari beribu semut dan dialiri listrik ribuan watt.
?Sudah kalau tak tahan masukin aja kontolku ke tempik kalian?, kataku lalu aku tiduran dan Siska naik ke selangkanganku dan menduduki kontolku hingga masuk semua dan bergerak semakin lama semakin cepat. Mereka bergantian memasukkan kontolku ke dalam tempiknya menjadikanku seperti mainan hingga mereka puas.

Kami melakukan skandal ini hingga sekarang. Aku biasa bermain bertiga antara aku, Siska, Desi. Terkadang juga hanya aku dengan Desi, terkadang hanya aku dengan Siska, terkadang di rumah Siska terkadang di rumah Desi atau terkadang di rumahku. Kami melakukan semua itu tanpa bosan bosannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Corgi